//
you're reading...
Berbagi, kegiatan

Trik Jitu Bisnis Mi Ayam ala Syamsu Irman

25 Jul 2010      

Jangan pernah takut menjalani bisnis yang umum dilakukan banyak orang. Jika Anda memahami strateginya, bisnis itu akan lebih maju dibandingkan kompetitor. Seperti halnya berjualan mi ayam. Syamsu Irman (46) punya trik jitu bagaimana cara mengembangkan usaha mi ayam.

SIAPA pun pasti akan berpikir seribu kali jika ingin berjualan mi ayam. Sebab, pedagang mi ayam sudah bcjibun. Hampir di setiap sudut kota ada pedagang mi ayam.

Barang kali orang akan mengatakan, “Kalau enggak kepepet banget enggak bakalan jualan mi ayam.” Pendapat itu tak selamanya benar jika Anda tahu cara mengelolanya. Artinyajualan mi ayam itu bisa berkembang pesat, bahkan bisa menjadi salah satu pendapatan utama Anda.

“Kebanyakan peserta pelatihan mi ayam Sehati adalah karyawan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, atau karyawan kontrak yang sedang menyiapkan diri untuk membuka usaha mandiri, di samping orang yang belum memiliki pekerjaan alias pengangguran,” ujar pendiri mi ayam Sehati, Syamsu Irman, belum lama ini.

Usaha mi ayam Sehati merupakan usa-ha bersama yang dibangun oleh delapan anggota mastermind komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cikarang, salah satunya Syamsu Irman, yang kini lebih fokus pada usaha pelatihan bisnis.

Hingga kini, Syamsu sudah melatih sekitar 600 orang dari berbagai daerah. Mereka diajarkan membuat mi ayam sekaligus cara mengelola usaha tersebut.

Diakuinya, peserta terbanyak yang mengikuti workshopnya adalah para anggota TDA, sebagian lagi para pensiunan dari instansi pemerintah dan BUMN serta perorangan.

Terakhir kah, Syamsu melatih 40 orang dalam workshop yang digelar TDA Depok. Terbanyak, dia pernah melatih 300 orang dalam Milad TDA Bekasi ke-2, beberapa bulan lalu.

Adji Wardojo, Ketua TDA Kota Depok, menyatakan, dia sengaja mengundang Syamsu Irman untuk memberikan inspirasi kepada para anggota yang masih bingung memilih bidang usaha yang akan digelutinya.

Saat ini, katanya, banyak anggota TDA Depok yang masih berstatus karyawan dan mereka ingin segera “action”.

“Pelatihan ini merupakan salah satu solusi untuk mereka, karena selain ilmunya mudah dikuasai, modalnya juga tidak besar. Dengan modal Rp 300.000, kata pak Syamsu, orang sudah bisa jualan mi ayam,” ujarnya.

Menurut Syamsu, untuk membangun usaha mi ayam itu murah, mudah, dan enggak pakai ribet. Artinya, siapa pun bisa melakukannya asalkan serius dan bersabar.

Untuk mengikuti pelatihan di workshop

Syamsu Irman, setiap peserta hanya bayar Rp 20.000 per orang. Asal mengikuti dengan sungguh-sungguh, peserta sudah bisa mahir membuat mi ayam. “Untuk membuka usahanya tak butuh modal besar,” kata. Syamsu.

Tidak heran bila sejumlah peserta segera action membuka kios mi ayam. Misalnya, Ari Oni, mantan karyawan Giant, membuat kios bersama lima kawannya di mastermind The Jatis (Jatiasih), TDA Bekasi.

Ari Oni membuka kios tersebut di Kranggan tanggal 1 Juli lalu, tidak lama . setelah mengikuti pelatihan tersebut. Mereka membuka kios itu, bukan saja karena melihat pasarnya yang prospektif tapi juga ingin berbagi berkah dengan jalan membuka lapangan kerja.

“Saat ini, alhamdulillah, sudah laku 30 mangkuk per hari. Untuk meningkatkan omset, perlu promosi lebih gencar lagi. Kami juga sudah merekrut tiga karyawan dari warga sekitar. Mereka anak-anak lulusan SMA, biar sekalian mereka belajar bisnis,” tambah Ari Oni.

Emperan toko

Menurut Syamsu, minat masyarakat untuk mengikuti pelatihannya cukup besar. Buktinya, jadwal workshop selalu penuh. Dalam workshop itu, peserta dilatih untuk membuat mi hijau, bumbu minyak, bumbu mi ayam, membuat kaldu, membuat pangsit goreng/basah hingga pengetahuan manajemen membangun usaha mi ayam.

“Semuanya bisa mereka kerjakan sendiri, dengan kreativitas masing-masing. Dari saya, mereka hanya membeli biang mi agar kualitas mi terjaga dan memenuhi standar,” ujar Syamsu yang pernah memiliki warungmi ayam di emperan toko di Karawang.

Usaha lapak Syamsu itu hanya bertahan dua tahun karena tenaga kerjanya pulang kampung, sementara dia sibuk bekerja di sebuah pabrik kabel milik PMA Jepang.

Syamsu sulit membagi waktu antara pekerjaan dengan bisnis yang dijalaninya itu. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk meghentikan sejenak usahanya itu.

Tapi, sebelum lapaknya ditutup, Syamsu sempat berbagi ilmunya kepada teman-teman yang berminat buka usaha mi ayam. “Mereka bukan sekadar belajar dari saya, tapi juga meminjam nama usaha saya. Mereka juga memakai nama Perto, singkatan dari emperan toko,” ujar Syamsu.

Beberapa mitranya membuka lapak mi ayam di berbagai daerah seperti Bali, Tangerang, dan Lippo Cikarang.

“Tapi karena kesulitan membagi waktu, akhirnya usaha mi ayam itu saya tutup. Peralatannya saya kasih saja kepada orang yang bernunat membuka usaha mi ayam,” ujarnya.

Syamsu mengaku belajar membuat dan berdagang mi ayam dengan mengikuti kursus di Jakarta, tapi dia mendapat resep mi ayam yang enak setelah melakukan eksperimen selama 1,5 tahun.

Selama itu, dia mencoba beberapa resep baru. Sampai akhirnya dia menemukan resep yang bisa dinikmati oleh banyak orang. Rasa itu bukan dinilai olehnya sendiri melainkan oleh orang lain.

Kesenangan Syamsu berbagi ilmu semakin terbuka setelah bergabung dengan TDA Bekasi bulan April 2009. Katanya, berbagi ilmu memiliki kesenangan tersendiri. Dia tak ingin ilmu yang dimiliki hanya untuk dirinya sendiri, he..he..he..

sumber dari : http://bataviase.co.id/node/310747

About Ipung

Masih sebagai pekerja di perusahaan PMA bidang Electronics. Do - Have - Be Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan. HP. No. 083894423763 email : ipung1ipung@yahoo.com

Diskusi

4 thoughts on “Trik Jitu Bisnis Mi Ayam ala Syamsu Irman

  1. Pak Syamsu, saya lagi berandai-andai, bagaimana jadinya kalau bahan terigu mie sehati disubtitusi oleh tepung mocaf, yang lagi dikembangkan rekan-rekan Koperasi Gemah Ripah Loh Jinawi di Treanggalek, siapa tahu mie sehati sama mocaf bisa bersinergi🙂
    Berikut adalah linknya, http://mocaf-indonesia.com/?p=67

    Posted by islamet | Desember 6, 2010, 2:09 am

Trackbacks/Pingbacks

  1. Ping-balik: Bisnis Instant ternyata ada - Februari 24, 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 10.568 pengikut lainnya

Fan Page Mie Sehati

Tangan Di Atas

Tangan Di Atas

Top Rated

Internet Sehat Yuk !:-)

Blog Stats

  • 81,436 hits

Mie SEHATI


Blog keroyokan ini dikomandoi oleh mas eshape

BloGgeRcIkaraNg

Komunitas Blogger Cikarang
Indostats | Free counter Indonesia
Ekspedisi ALam Liar

...menjemput keindahan alam, blusukan ke pelosok desa

Ardian Kusuma

bike more eat more

Bersepeda itu indah

Memulai Bersepeda bersama dan sampai finish bersama

%d blogger menyukai ini: